Hujan, dulu
menyapa awal ini hari
Rintiknya
menyeringai
Memekakkan telinga
ditengah kesunyian
Seakan membangunkan
dari gelapnya malam
Seakan mengerti,
Kisah kemarin
Tak lama
Dewa malam
kini terganti
Sang surya
kini kembali menyinari
Langit yang
tlah lalu menangis
Seakan menemukan
tawanya kembali
Seuntai pita
berlapis, berwarna
Menjuntai tampak
di atas sana
Elok nian
indahnya
Langit, mungkin
engkau sama dengan manusya
Terkadang engkau
menangis
Menangis menitihkan
air mata
Kadang pula
engkau bahagia
Entah karena
mengapa
Mungkin geli-gelitik
para awan
Tapi debalik
itu semua, engkau membawa hikmah
Bagi umatNya
Inginku sepertimu,
lebar
Selebar hati
untuk trus bersabar
Luas, seluas
hati untuk trus ikhlas
Dan jadi
selimut bintang
Untuk orang
tersayang
Karya : Nurvina Lutfiany (@Vina_Lutfia)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar